Penguatan Keterampilan Teknis Digital Dan Literasi Digital Bagi Pekerja Migran Indonesia Di Kuala Lumpur, Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.62976/ierj.v4i2.2036Keywords:
pekerja migran Indonesia, keterampilan teknis digital, literasi digital, keamanan digital, MalaysiaAbstract
Abstract
Digital transformation has changed the way migrant workers access information, communicate, store documents, conduct transactions, and adapt to workplace demands. Intensive smartphone use, however, does not automatically translate into productive, critical, and safe digital practices. This international community service program aimed to strengthen the digital technical skills and digital literacy of Indonesian Migrant Workers in Kuala Lumpur, Malaysia. The program was conducted on 13–18 April 2026 by the Master of Law Postgraduate Program of Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin, involving lecturers, practitioners, and several Indonesian workers in Malaysia. A participatory approach was employed through needs identification, short lectures, demonstrations, hands-on practice, case discussions, and participant reflection. The learning materials covered digital document management, workplace communication, information searching and verification, account security, personal data protection, online scam awareness, and the use of digital services to support work and daily life. Evaluation was descriptive, based on participation, completion of practical tasks, question-and-answer sessions, and reflective feedback, without inventing unavailable pre-test or post-test scores. The activity indicated that participants were able to recognize safer digital practices, organize work-related documents more systematically, verify information sources more carefully, and apply basic measures for protecting accounts and personal data. The program suggests that digital literacy for migrant workers should be understood not merely as the ability to operate devices, but as a combination of work competence, self-protection, and continuous capacity development.
Keywords: Indonesian migrant workers; digital technical skills; digital literacy; digital safety; Malaysia
Abstrak
Transformasi digital telah mengubah cara pekerja migran mengakses informasi, berkomunikasi, menyimpan dokumen, melakukan transaksi, dan menyesuaikan diri dengan tuntutan kerja. Namun, penggunaan telepon pintar yang intensif tidak selalu diikuti kemampuan memanfaatkan teknologi secara produktif, kritis, dan aman. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional ini bertujuan memperkuat keterampilan teknis digital dan literasi digital Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan dilaksanakan pada 13–18 April 2026 oleh Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin dengan melibatkan tim dosen dan praktisi serta beberapa PMI yang bekerja di Malaysia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi kasus, dan refleksi. Materi difokuskan pada pengelolaan dokumen digital, komunikasi kerja berbasis digital, pencarian dan verifikasi informasi, keamanan akun, perlindungan data pribadi, kewaspadaan terhadap penipuan daring, serta pemanfaatan layanan digital untuk kebutuhan kerja dan kehidupan sehari-hari. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi, penyelesaian tugas praktik, tanya jawab, dan refleksi peserta tanpa menggunakan klaim angka pre-test atau post-test yang tidak tersedia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi praktik digital yang lebih aman, menata dokumen kerja secara lebih sistematis, memahami pentingnya verifikasi sumber informasi, serta menerapkan langkah dasar perlindungan akun dan data. Program ini menegaskan bahwa literasi digital bagi PMI perlu ditempatkan sebagai keterampilan kerja, keterampilan perlindungan diri, dan sarana peningkatan kapasitas yang berkelanjutan.
References
Asian Development Bank Institute, Organisation for Economic Co-operation and Development, & International Labour Organization. (2024). Labor migration in Asia: Trends, skills certification and seasonal work. International Labour Organization. https://doi.org/10.56506/XLCT8213
Astuti, E. W. (2023). Literasi digital calon pekerja Indonesia dan self-control dalam berbagi konten digital. Jurnal IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi), 25(1), 1–16. https://doi.org/10.17933/iptekkom.25.1.2023.1-16
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. (2024). Proyeksi data penempatan Pekerja Migran Indonesia 2024–2026. Pusat Data dan Informasi BP2MI. https://jdih.bp2mi.go.id/uploads/20241223/monografi_buku_penempatan2024-2026.pdf
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. (2025). Rekapitulasi jumlah penempatan PMI berdasarkan negara penempatan tahun 2024. Satu Data KP2MI/BP2MI. https://sdi.bp2mi.go.id/id/dataset/data-penempatan-tahun-2024-berdasarkan-negara-penempatan
Fadillah, A., Nopitasari, D., Bilda, W., Yanti, R., Sulistyo, D. R., & Aini, I. D. N. (2023). Pelatihan literasi digital Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 5(1). https://doi.org/10.31629/anugerah.v5i1.4867
Fithriyah, N. N., Diana, N., Meutia, C. I., Hasan, K., & Surya, R. A. (2023). Digital literacy training for Indonesian migrant workers (PMI) in Malaysia. International Journal of Community Care of Humanity, 1(2), 169–176. https://journal.lsmsharing.com/index.php/ijcch/article/view/32
International Labour Organization. (2019). Migrating in ASEAN with a mobile phone: Gender gaps are not only in migrants’ salaries, but also in digital access. https://www.ilo.org/resource/news/migrating-asean-mobile-phone-gender-gaps-are-not-only-migrants-salaries
International Labour Organization. (2024a). Skills for migrant workers. https://www.ilo.org/skills-migrant-workers
International Labour Organization. (2024b). Asia-Pacific migration report 2024: Assessing implementation of the Global Compact for Migration. https://www.ilo.org/publications/asia-pacific-migration-report-2024-assessing-implementation-global-compact
International Labour Organization. (2025a). Empowering migrant workers in Indonesia and Thailand with digital, cybersecurity and financial skills. https://www.ilo.org/resource/news/empowering-migrant-workers-indonesia-and-thailand-digital-cybersecurity-and
International Labour Organization, & International Organization for Migration. (2025). Advancing skills mobility, recognition and development in ASEAN: Unlocking opportunities for migrant workers through the Vientiane Declaration. International Labour Organization. https://www.ilo.org/publications/advancing-skills-mobility-recognition-and-development-asean-unlocking
Isnawijayani, Rozalena, A., Thaherudin, M., Supriatnoko, & Permatasari, N. T. (2024). Improving digital media literacy knowledge for Indonesian migrant workers in Malaysia. International Journal of Community Care of Humanity, 2(5), 576–584. https://journal.lsmsharing.com/index.php/ijcch/article/view/178
Riani, L. P., Mustofa, M., Fikri, A. A. H. S., Sholeh, M., & Supriyanto. (2024). Edukasi dan pendampingan literasi keuangan dan digital pada mantan Pekerja Migran Indonesia. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 8(1). https://doi.org/10.29407/ja.v8i1.21201
UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education: A tool on whose terms? UNESCO. https://gem-report-2023.unesco.org/technology-in-education/
UNESCO. (n.d.). Digital competencies and skills. Retrieved August 23, 2026, from https://www.unesco.org/en/digital-competencies-skills
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












