Respons Dosen Fakultas Syariah Uin Antasari Banjarmasin Terhadap Kasus Waris Istimewa Dengan Menggunakan AI
DOI:
https://doi.org/10.62976/ierj.v4i2.2047Keywords:
Artificial Intelligence (AI), ChatGPT, Waris Istimewa, Hukum Waris IslamAbstract
Penelitian ini menganalisis akurasi perhitungan kasus waris istimewa (Gharawain, Musytarakah, dan Akdariyah) oleh ChatGPT serta respons dosen Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin terhadap kesesuaiannya dengan fikih mawaris. Menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui dokumentasi output ChatGPT dan wawancara dengan dosen yang berpotensi pada bidang waris Islam. Hasil penelitian menunjukkan ChatGPT mampu menyajikan perhitungan secara sistematis, namun ketepatannya sangat bergantung pada kejelasan prompt. Mayoritas dosen menilai ChatGPT berpotensi sebagai media pembelajaran interaktif, tetapi belum layak menjadi dasar penetapan hukum mandiri karena risiko ketidaksesuaian analisis. Kesimpulannya, ChatGPT dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, namun hasilnya tetap wajib divalidasi oleh ahli faraid.
References
Ahmad Faza Bin Naja. “Kewarisan Istimewa Gharawain Pasal 178 Ayat (2) Kompilasi Hukum Islam Dalam Isu Kesetaraan Perspektif Feminis Legal Teori.” Jurnal Hukum Al Fuadiy Vol. 5 No. 2 (Desember 2023).
Ahmad Rofiq. Fiqh Mawaris. Edisi 1 Cetakan 2. PT. Raja Grafindo Persada, 2005.
“Al-Qur’an Kemenag.” 5 Maret 2026. https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/4?from=11&to=11.
Asmuni, Isnina, dan Atikah Rahmi. Hukum Waris Islam Komparatif Antara Fikih Klasik dan Fikih Kontemporer. Perdana Publishing, 2021.
Darmawan. Hukum Kewarisan Islam. Imtiyaz, 2018.
Fitra Septia Nugraha. “Faraidh Aplikasi Mobile Untuk Pengelolaan Hak Waris Berdasarkan Syariat Islam.” JITET (Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan) Vol. 12 No. 3S1 (Oktober 2024). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23960/jitet.v12i3S1.5294.
Hasbi Ash-Shiddieqy. Fiqh Mawaris. Bulan Bintang, 2001.
Imam Muslim. Shahih Muslim. Jilid 4, No. 1615. Dar al Kutub al Ilmiyyah, 1993.
Kementrian Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahnya. 2019.
Maimun Nawawi. Pengantar Hukum Kewarisan Islam. Pustaka Radja, 2016.
Muhammad Yusron. “Penalaran Rasional dan Maslahah: Ijtihad Umar Ibn al-Khattab pada Kasus-Kasus Kewarisan Islam.” Jurnal of Islamic Law (JIL) Vol. 2 No. 2 (2021). https://doi.org/10.24260/jil.v2i2.327.
Musataklima, Noer Yasin, Khairul Umam, Rizky Ramadhani, dan Ahmad Wahid. “Legitimasi Etis Maqashid Syariah atas Penggunaan Artificial Intellegencia Sebagai Algoritma Penyelesaian Sengketa Konsumen Berbasis Hybrid Online Dispute Resolution.” Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law Vol. 7 No. 1 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.19105/alhuquq.v7i1.20169.
Mu’tashim Billah. “Complete And Incomplete Calculation Expert Systems Apps on the Special Cases of Islamic Inheritance Law.” Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 16 No. 2 (2023). https://doi.org/10.14421/ahwal.2023.16201.
Rifqi Khairul Anam. “Against Algorithmic Authority: Al-Ghazali, Digital Taqlid, and the Crisis of Epistemic Agency in the Age of AI.” Journal of Islamic Philosophy and Contemporary Thought Vol. 3 No. 1 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.15642/jipct.2025.3.1.1-35.
Wahbah al-Zuhayli. Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Dar al-Fikr, 2014.
Wahbah Az-Zuhaili. al-Fiqh al-Islami Waadillatuhu. Jilid 8. Dar al-Fikri, 1989.
Wahidah. Buku Ajar Fikih Waris. IAIN Antasari Press, 2014.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












