Bab Menyatakan Iddah Yang Bermasuk-Masukan Telaah Kitab An-Nikah Oleh Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

Authors

  • Ahmad Fauzan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • Muhammad Rasyid Ridho Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • Muhammad Azhar Musaddiq Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1186

Keywords:

Iddah, Pernikahan islam, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, An-nikah

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka kualitatif dengan mengkaji sumber-sumber primer dan sekunder, termasuk kitab-kitab fikih Islam serta karya klasik An-Nikah oleh Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. Dalam penjelasannya, konsep ‘iddah bermasuk-masukan—istilah lokal yang merujuk pada masa tunggu bagi perempuan yang telah berhubungan suami-istri—ditekankan untuk menyesuaikan dengan pemahaman budaya masyarakat lokal. Penelitian ini juga merujuk pada literatur penting dalam mazhab Syafi’i seperti Manhaj at-Thullab, Tuhfatul Muhtaj, Nihayah al-Muhtaj, dan Mughni al-Muhtaj, yang menguatkan dasar hukum serta syarat-syarat ‘iddah dan rujuk. Studi ini memperkaya pemahaman tentang hukum keluarga Islam, khususnya terkait penerapan ‘iddah dalam konteks personal dan sosial.

Downloads

Published

23-06-2025

How to Cite

Ahmad Fauzan, Muhammad Rasyid Ridho, & Muhammad Azhar Musaddiq. (2025). Bab Menyatakan Iddah Yang Bermasuk-Masukan Telaah Kitab An-Nikah Oleh Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(2), 1869–1875. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1186

Issue

Section

Articles