Pencegahan Autisme Melalui Edukasi Dan Gizi Ibu Hamil Suatu Kajian Kepustakaan Dengan Pendekatan Maqāṣid Al-Syarī‘ah
DOI:
https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1363Keywords:
Autisme, Ibu Hamil, Edukasi, Maqāṣid al-Syarī‘ahAbstract
Autisme merupakan gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku sejak usia dini. Peningkatan prevalensi gangguan spektrum autisme (GSA) secara global menunjukkan pentingnya langkah pencegahan sejak masa kehamilan. Faktor genetik, lingkungan, serta gizi ibu hamil terbukti berkontribusi terhadap risiko autisme pada janin. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran edukasi dan pemenuhan gizi ibu hamil dalam pencegahan autisme dengan mengintegrasikan nilai-nilai maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya hifẓ al-nafs (perlindungan jiwa) dan hifẓ al-nasl (perlindungan keturunan). Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan (library research) melalui analisis kritis terhadap literatur ilmiah dan sumber keislaman yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi ibu hamil terkait gaya hidup sehat, pengelolaan stres, serta pemenuhan gizi seimbang—terutama asam folat, vitamin D, omega-3, zat besi, dan zinc—memiliki kontribusi signifikan dalam menurunkan risiko autisme. Integrasi prinsip maqāṣid al-syarī‘ah menegaskan bahwa upaya preventif ini tidak hanya bersifat medis, tetapi juga merupakan kewajiban moral dan religius dalam menjaga kualitas generasi mendatang. Dengan demikian, edukasi dan gizi yang tepat selama kehamilan berpotensi menjadi strategi komprehensif dalam pencegahan autisme. Pendekatan multidisipliner yang memadukan ilmu kesehatan modern dan perspektif syariah diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas hidup ibu, janin, dan masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










